Anak Tega Teror dan Polisikan Ibu Kandung Berusia 72 Tahun Demi Warisan

Posted on

Anak Tega Teror dan Polisikan Ibu Kandung- Nenek berusia 72 tahun, Hj Rodiah, warga Kampung Gudang Huut RT 003/003, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pusing bukan main akibat dari perilaku kelima anaknya.

Hj Rodiah memiliki 8 orang anak dimana 5 diantaranya sudah melaporkan dirinya ke pihak berwajib terkait dengan penggelapan surat tanah warisan. Mereka adalah Sonya Susilawati, Syarif, Ahmad Basari, Moamar Khadafi, dan Sopyana.

Bahkan menurut penuturan Hj Rodiah, dirinya seringkali mendapatkan teror dari kelima anaknya tersebut yang terus ngotot mengenai hak waris tanah yang ditinggalkan oleh suaminya.

“Anak Ibu ada delapan, yang tiga ikut sama Ibu, yang lima itu yang sering teror Ibu. Rumah Ibu ditimpukin, sampe Ibu dipaksa tanda tangan” kata Rodiah.

Berita mengenai kehidupan Hj Rodiah ini memang tersebar melalui video yang cukup viral. Dalam video tersebut Hj Rodiah memenuhi panggilan polisi menggunakan kursi roda dan di dampingi oleh ketiga anaknya.

Berkat video tersebut, kasus pelaporan oleh anak terhadap ibunya menjadi viral dan perbincangan. Kelima anak tersebut menuduhkan sang ibu melanggar pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan atau pasal 385 KUHP tentang kejahatan yang berkaitan langsung dengan kepemilikan tanah.

Hj Rodiah pun mengaku sudah pasrah dan menyerahkan semuanya kepada Allah swt terkait perilaku dan masalah yang ditimbulkan oleh anak anaknya.

“Ibu mah pasrah udah mau digimanain, Ibu punya Allah SWT, Ibu serahkan semua nasib Ibu” tutupnya sambil menahan isak tangis.