Inilah Jenis Bisnis yang Untung Saat Nilai Tukar Rupiah Melemah

  • 4 min read
  • Sep 30, 2020

Menjalankan bisnis merupakan salah satu cara yang sangat bagus untuk mendapatkan penghasilan. Jika seseorang mampu mengolah bisnis secara profesional, potensi untuk berkembang dan meraih keuntungan tentu semakin besar.

Sayangnya, nilai tukar rupiah yang melemah turut memberikan pengaruh terhadap banyak jenis bisnis di tanah air. Tidak heran jika ada sebagian bisnis yang tadinya berkembang cukup pesat, tiba-tiba mengalami kerugian bahkan kebangkrutan akibat nilai tukar rupiah yang melemah.

Meskipun demikian, masih ada beberapa jenis bisnis yang ternyata tetap untung meskipun nilai tukar rupiah melemah. Apa sajakah jenis bisnis tersebut? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini untuk mendapatkan jawabannya.

7 Jenis Bisnis yang Tetap Untung Meskipun Nilai Tukar Rupiah Melemah

Berikut ini beberapa jenis bisnis yang bisa Anda coba jalankan secara profesional, di mana jenis bisnis ini tidak akan terpengaruh oleh penurunan nilai tukar rupiah, alias tetap bisa mendapatkan untuk besar dalam kondisi tersebut.

1.Eksportir Ikan Segar

Bisnis Eksportir Ikan Segar Selalu Untung
Bisnis Eksportir Ikan Segar Selalu Untung

Inilah usaha yang makin makin melambung keuntungannya ketika nilai tukar rupiah menjadi lemah. Yap, para eksportir ikan segar tentunya sangat diuntungkan oleh kondisi seperti ini. Bagaimana bisa? Karena tatkala terjadi penurunan nilai tukar, biasanya harga produk di luar negeri jadi lebih murah sehingga permintaan dan daya beli konsumen meningkat. Tentunya kondisi ini akan berimbas ke jumlah konsumen ikan segar di luar negeri yang tentunya semakin bertambah pula dan menjadikan si eksportir banjir orderan.

Hanya saja kondisi menguntungkan ini rupanya tidak terlalu dinikmati oleh para pebisnis yang melakukan ekspor bahan baku. Sebab, eksportir jenis ini justru bakalan terbebani biaya impor yang meningkat sehingga daya beli konsumen luar negeri jadi mengalami penurunan. Akhirnya, kondisi ini akan berdampak langsung ke anjloknya omzet. Sebagai negara kepulauan, ikan segar memang merupakan salah satu komoditi ekspor terbesar Indonesia seperti ikan tuna, tongkol, makarel, gabus, salem, cakalang, kerapu, kakap merah sampai kepiting dan udang.

2.Produk Olahan Ikan

Bisnis Olahan Ikan yang Selalu Untung
Bisnis Olahan Ikan yang Selalu Untung

Selain menjalankan bisnis sebagai eksportir ikan segar? Anda juga bisa mencoba menjalankan bisnis produk olahan ikan saja yang juga sama-sama berpeluang diekspor. Bahkan kenyataannya, harga jual produk olahan ikan atau yang kerap disebut sebagai frozen food,justru jauh lebih besar dibandingkan penjualan ikan segar. Mengapa demikian? Jawabannya karena produk olahan ikan harus melalui serangkaian proses pembersihan hingga pengemasan sebelum akhirnya sampai ke tangan konsumen.

Ada beberapa produk olahan ikan yang berpeluang besar untuk dikirim ke luar negeri, seperti ikan kaleng, presto, ikan asap, aneka frozen food (sosis, bakso, fillet, nugget) ikan kering, terasi, abon ikan, dan lain-lain. Dengan melakukan pengolahan ini, tentunya produk ikan akan lebih awet, tahan lama dan memiliki nilai jual yang semakin meningkat pula. Semakin bagus kualitas produk olahan ikannya, potensi keuntungannya juga semakin besar.

3.Eksportir Ikan Hias

Bisnis Eksportir Ikan Hias Menguntungkan
Bisnis Eksportir Ikan Hias Menguntungkan

Masih terkait soal ikan, bisnis yang tetap untuk dan tidak terganggu oleh gejolak pasar forex adalah eksportir ikan hias. Meskipun nilai ekspornya tidak sebesar ekspor ikan segar maupun produk olahan ikan, tetapi potensi eksportir ikan hias asal Indonesia di luar negeri cukup menjanjikan. Belum lagi jenis ikan hias yang ditawarkan pun lebih beragam dikarenakan biota laut Indonesia yang sangatlah melimpah.

Bukan hanya ikan hias air laut, ikan hias air tawar juga memiliki prospek yang besar dan banyak diminati konsumen negeri lain. Perlu diketahui bahwa Dewan Ikan Hias Indonesia (DIHI) mencatat kalau nilai ekspor ikan hias Indonesia bahkan berhasil menembus puluhan juta Dolar AS dengan negara-negara tujuan yang beragam seperti Jepang, Inggris, Amerika Serikat, Australia hingga Hong Kong.

4.Eksportir Perhiasan Mutiara

Bisnis Eksportir Perhiasan Mutiara Sangat Menguntungkan
Bisnis Eksportir Perhiasan Mutiara Sangat Menguntungkan

Seperti yang telah saya singgung di atas, Indonesia termasuk negara dengan keanekaragaman hayati bawah laut yang luar biasa. Tentunya bukan cuma ikan atau seafood yang memang kebanyakan sebagai konsumsi saja yang bisa memberikan keuntungan, tetapi hasil laut lainnya juga bisa menjadi bisnis yang menguntungkan selama Anda cukup jeli. Salah satu contoh mudah adalah ekspor mutiara sebagai perhiasan unggulan nusantara. Kesan mutiara yang mewah dan classy menjadikan harga jualnya begitu tinggi dan tak akan terpengaruh kurs rupiah. Bahkan, peminat perhiasan mutiara asal Indonesia juga begitu tinggi.

5.Eksportir Limbah Laut

Bisnis Kreasi Limbah Laut Berharga Tinggi
Bisnis Kreasi Limbah Laut Berharga Tinggi

Jenis bisnis lainnya yang juga masih memanfaatkan biota laut nusantara adalah menjadi eksportir limbah laut. Tentu limbah laut di sini bukan dijual mentah, melainkan sudah melalui proses pengolahan yang inovatif sehingga memiliki nilai jual tinggi. Sebut saja cangkang keong laut, karang-karang kecil, pasir laut bahkan cangkang kepiting saat ini banyak diolah menjadi kitosan sebagai bahan pengawet produk pangan. Meskipun sekilas terlihat tidak berguna, ternyata aneka limbah laut ini justru memiliki nilai seni tinggi yang menjadikan harga jualnya melambung. Tak peduli berapapun nilai tukar rupiah, hasil karya seni yang memanfaatkan biota laut ini akan selalu menarik perhatian.

6.Eksportir Hasil Pertanian dan Perkebunan

Bisnis Eksportir Hasil Pertanian Berharga Tinggi
Bisnis Eksportir Hasil Pertanian Berharga Tinggi

Selain menjalankan bisnis yang berhubungan dengan laut, Anda juga bisa mencoba peruntungan di bidang pertanian dan perkebunan. Status Indonesia sebagai negara agraris tentu bukan omong kosong, melainkan karena banyaknya hasil bumi di nusantara ini. Sebut saja seperti kacang hijau, jagung, padi, aneka rempah, kelapa sawit, tembakau, karet, kakao, dan masih banyak lagi yang lainnya. Berbagai hasil bumi ini sangat diminati di luar negeri, tak peduli nilai tukar rupiah mengalami depresiasi.

7.Pemandu Wisata

Bisnis Pemandu Wisata
Bisnis Pemandu Wisata

Jika Anda tidak berbakat atau tidak berkeinginan untuk menggeluti bisnis ekspor, maka masih ada bidang usaha lainnya yang juga tetap menguntungkan di saat rupiah lemah di pasar forex, salah satunya adalah menjadi pemandu wisata. Apalagi, sudah rahasia umum di kalangan travelling kalau negara yang nilai tukar mata uang mereka melemah, tentu menjadi tujuan wisatawan asing. Untuk itulah saat momen ini terjadi, sebaiknya Anda memanfaatkannya sebaik mungkin.

Apalagi jika kemampuan bahasa asing Anda terutama bahasa Inggris memang bagus, tentu jasa pemandu wisata yang ditawarkan bakal laris-manis. Tidak harus bergabung ke biro wisata besar, sebab Anda bisa jadi seorang pemandu wisata pribadi yang menawarkan jasa lewat media sosial.

Selain mempersiapkan bekal berupa kemampuan berbahasa asing, sebaiknya Anda juga memperbanyak informasi mengenai destinasi wisata unggulan di Indonesia agar turis asing mendapat banyak referensi baru bisa diperoleh ketika kondisi perekonomian dunia sedang muram. Namun tetap, jangan asal mencoba bisnis yang tidak dikuasai dan diperlukan perhitungan yang cukup bijak supaya bisnis tersebut mampu meraih kesuksesan.

Demikianlah informasi seputar 7 jenis bisnis yang tetap menguntungkan meskipun nilai tukar rupiah melemah yang bisa saya bagikan pada artikel kali ini. Bagi Anda yang saat ini sedang memikirkan jenis bisnis yang bisa dijalankan, sebaiknya Anda mencoba salah satu jenis bisnis yang disebutkan di atas.