Inilah Pekerjaan Part Time Terbaik untuk Mahasiswa Kuliah di Luar Negeri

  • 4 min read
  • Sep 28, 2020

Melanjutkan kuliah ke luar negeri selepas SMA merupakan impian banyak orang. Alasannya, selain harapan mendapatkan mutu pendidikan yang lebih berkualitas, juga bisa bertemu dengan teman dari berbagai negara dan membiasakan hidup dengan bahasa asing sehari-hari.

Namun perlu diingat bahwa kuliah di luar negeri tidak semudah yang dibayangkan. Selain harus belajar lebih keras, juga biaya hidup di sana jauh lebih tinggi dari biaya hidup di tanah air. Jika Anda berasal dari keluarga kaya, mungkin hal tersebut bukanlah sebuah kendala. Tapi jika Anda berasal dari keluarga yang pas-pasan, tentu hal tersebut merupakan sebuah kendala tersendiri.

Tapi saat Anda mendapatkan peluang kuliah di  luar negeri, tentu semangat Anda tidak boleh patah hanya karena membayangkan tingginya biaya hidup di sana. Sebab, ada sebuah solusi yang bisa Anda lakukan, yaitu dengan menjalankan pekerjaan sampingan alias part time selama kulian di luar negeri.

Hanya saja, Agar Anda bisa sukses menjalankan pekerjaan sampingan alias part time, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu aturan-aturan yang telah ditetapkan di beberapa negera tujuan kuliah terkait mahasiswa yang ingin part time. Aturan-aturan tersebut akan saya sebutkan di bawah ini.

Aturan-Aturan Part Time Job di Luar Negeri

Bagi Anda yang ingin kuliah di Australia, perlu diketahui bahwa pihak kampus hanya memberikan kesempatan kerja 20 jam per minggu untuk pekerja paruh waktu bagi mahasiswa yang kuliah di sana. Selain itu, mahasiswa asing harus mempunyai visa izin part time job.

Adapun di Amerika Serikat, pihak kampus mengeluarkan aturan bahwa mahasiswa pekerja paruh waktu hanya bisa bekerja di dalam area kampus untuk tahun pertama. Nanti pada tahun kedua baru bisa bekerja di luar kampus setelah mendapatkan izin dari DSO (Designated School Office). Contoh pekerjaan area kampus pada tahun pertama yang bisa dilakukan adalah bekerja di kantin, perpustakaan, laboratorium, dan semisalnya.

Sedangkan di Inggris, pihak kampus menerapkan aturan mahasiswa pekerja paruh waktu hampir sama seperti di Australia. Anda harus punya izin bersamaan dengan visa pelajar dan memperoleh maksimal 20 jam per minggu. Nanti ketika liburan semester, barulah Anda bisa langsung bekerja full time.

Selain Australia, Amerika, serta Inggris, tentu saja masih banyak negara-negara lainnya yang seringkali menjadi tujuan kuliah luar negeri bagi para pelajar yang berasal dari Indonesia. Setiap kampus yang berada di negara tersebut tentu saja menerapkan aturan bagi mahasiswa yang ingin kerja sampingan atau part time job.

6 Pekerjaan Part Time Terbaik untuk Mahasiswa Kuliah di Luar Negeri

1.Menjadi Blogger

Menjadi Blogger
Menjadi Blogger

Saat kuliah di luar negeri, memanfaatkan waktu sebagai seorang blogger bukanlah pilihan yang buruk. Bahkan, peluang kerja sampingan sebagai blogger sangat besar dan tidak bertentangan dengan aturan yang ditetapkan oleh pihak kampus.

Oleh karena itu, jika Anda memiliki blog pribadi, coba aktifkan blog itu dengan menulis konten secara rutin sembari kuliah. Anda bisa menulis pengalaman yang Anda dapatkan selama kuliah di luar negeri, kehidupan kampus, tempat nongkrong hits, lokasi kuliner halal, dan lain sebagainya.

Agar blog Anda bisa memberikan penghasilan, pastikan Anda tidak lupa untuk mendaftar jadi publisher Google Adsense. Selain menjadi publisher Adsense, masih banyak bentuk-bentuk monetisasi lainnya yang bisa Anda manfaatkan untuk blog Anda.

2.Fotografer

Fotografer
Fotografer

Jika Anda senang dengan kegiatan fotografi, Anda bisa menjadikan hobi tersebut sebagai sumber penghasilan bagi Anda selama kuliah di luar negeri. Cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan penghasilan sebagai seorang fotografer adalah dengan bergabung di media-media tertentu atau bisa juga menawarkan jasa foto mandiri.

Tentunya agar Anda dapat menjadi fotografer profesional, Anda harus memiliki kamera dan kemampuan memotret yang berkualitas. Selain itu, jangan segan untuk memasang hasil pemotretan yang Anda lakukan di media sosial agar kemampuan Anda lebih di kenal orang dan menjadi rekam jejak pekerjaan Anda.

3.Barista

Barista
Barista

Jika Anda memiliki kemampuan meracik kopi, sebaiknya Anda menjadi barista. Saat ini pekerjaan sebagai barista sudah menjadi salah satu part time job paling populer di kalangan mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri. Apalagi, banyak sekali coffee shop di luar negeri yang membuka lowongan barista bagi mahasiwa-mahasiswa asing.

Satu hal yang penting untuk diperhatikan saat ingin menjadi barista, sebaiknya Anda mencari cafe yang lokasinya tidak jauh dari kampus atau tempat tinggal. Hal ini penting, agar Anda bisa lebih leluasa jika sewaktu-waktu harus kembali ke cafe.

Selain itu, memilih cafe yang dekat tempat domisili dan kampus Anda tentu lebih menghemat biaya transportasi. Keuntungan lain yang akan didapatkan saat menjadi barista adalah biasanya memperoleh jatah makan gratis.

4.Kurir

Kurir
Kurir

Tidak jauh beda dengan di Indonesia, kurir termasuk pekerjaan yang cukup menjanjikan di luar negeri. Sebab, di luar negeri sangat banyak barang-barang yang bisa diantarkan, mulai dari dokumen penting, makanan yang di pesan di restoran hingga barang-barang lainnya.

Tapi ingat, agar bisa menjadi seorang kurir part time, Anda tentunya harus mengetahui rute-rute dan wilayah tempat tinggal Anda di luar negeri.

Sekadar informasi, profesionalisme kurir di luar negeri dihitung dari kecepatan waktu dan ketepatan lokasi pengantaran. Jika sampai melebihi estimasi waktu dan sampai tersesat, akan menjadikan kinerja Anda dipandang buruk.

5.Pekerja Supermarket

Pekerja Supermarket
Pekerja Supermarket

Supermarket-supermarket yang ada luar negeri biasanya memiliki ukuran yang jauh lebih luas, dengan jumlah produk yang jauh lebih banyak dan lebih beragam. Tidak heran jika mereka biasanya membutuhkan pekerja dalam jumlah yang lebih besar. Hal ini tentu saja menjadi peluang bagi mahasiswa yang ingin part time job, karena biasanya supermarket tersebut menawarkan upah per jam yang cukup besar.

Pilihan posisi pekerja supermarket pun lebih beragam, mulai dari pemandu calon konsumen, kasir,  hingga pekerja gudang yang melakukan pengecekan persediaan barang.

Agar Anda bisa bertahan lama dalam melakukan pekerjaan ini, tentu Anda harus jujur dan bertanggung jawab. Namun, supermarket di luar negeri biasanya buka dalam waktu 24 jam, sehingga Anda harus pandai-pandai memilih jam yang cocok dan sesuai dengan jadwal kuliah Anda.

6.Pekerja Restoran

Pekerja Restoran
Pekerja Restoran

Menjadi seorang pekerja restoran, misalnya sebagai pramusaji, juga menjadi salah satu jenis part time job yang tepat bagi mahasiswa yang kuliah di luar negeri. Sangat banyak restoran di luar negeri yang biasanya menawarkan lowongan part time seperti McDonald’s, Subway dan Burger King.

Bahkan gaji yang diberikan tidak main-main karena hitungannya lumayan besar dalam per jam. Artinya, semakin rajin Anda bekerja dan banyak menghabiskan waktu, tentu penghasilan yang akan Anda dapatkan akan makin besar pula.

Tapi perlu diingat, apabila Anda memilih bekerja paruh waktu di restoran-restoran cepat saji, Anda harus memiliki mental yang kuat. Sebab, Anda harus bisa melakukan penyesuaian perilaku seperti kedisiplinan yang tinggi, keramahan terhadap pelanggan, serta selalu menjaga kebersihan dan ketelitian.