Meningkatkan Penjualan Dengan Cara Memahami Perilaku Konsumen

  • 4 min read
  • Dec 16, 2020
Meningkatkan Penjualan Dengan Cara Memahami Perilaku Konsumen

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan penjualan adalah dengan memahami perilaku konsumen. Setiap konsumen sebagai memiliki perilaku masing-masing yang dengannya kita bisa mengetahui  kebutuhan dan keinginan mereka, sehingga kita bisa menyediakan apa saja yang mereka butuhkan.

Dengan cara di atas, tentu produk maupun jasa yang kita tawarkan akan cepat terjual karena sudah pas dengan keinginan dan kebutuhan mereka. Oleh karena itu,  sangat penting untuk mengetahui perilaku konsumen.

Definisi Perilaku Konsumen

Perlu diketahui bahwa perilaku konsumen merupakan istilah untuk sebuah proses yang berkaitan erat dengan proses pembelian. Proses tersebut dilakukan konsumen setelah melakukan beberapa langkah penting terkait hal itu, seperti melakukan pencarian, penelitian, dan pengevaluasian produk. Jadi, perilaku konsumen merupakan sebuah dasar bagi konsumen untuk membuat keputusan pembelian.

Selain mengenai kualitas produk, perilaku konsumen juga mencakup harga produk atau jasa tersebut. Jika harga suatu produk tidak terlalu tinggi, umumnya konsumen tidak akan terlalu berfikir untuk melakukan aktifitas perilaku konsumen.

Berbeda halnya jika harga suatu barang atau jasa yang ditawarkan tergolong mahal atau tinggi, umumnya konsumen tersebut akan memberikan effort lebih terhadap barang tersebut. Dalam hal ini, calon konsumen akan semakin lama melakukan perilaku konsumen, seperti melihat, menanyakan, mengevaluasi, serta mempertimbangkan, sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli produk atau menggunakan jasa tertentu.

Menurut The American Marketing Association, perilaku konsumen merupakan proses interaksi dinamis dari pengaruh dan kesadaran, perilaku dan lingkungan di mana seseorang melakukan pertukaran aspek kehidupannya.

5 Cara Jitu Mengetahui Perilaku Konsumen

Lantas bagaimanakah caranya mengetahui perilaku konsumen? Untuk mendapatkan jawabannya, pastikan Anda membaca kelanjutan artikel di bawah ini.

1.Kenali Siapa Konsumen Anda

Gender Konsumen
Mengetahui Gender Konsumen sangat diperlukan dalam berjualan

Di era digital saat ini, konsumen yang berbelanja lebih beragam. Selain itu, segmen mereka pun berbeda-beda. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali siapa konsumen Anda sehingga Anda nantinya bisa mengetahui perilaku dan minat konsumen tersebut secara tepat.

Di antara cara yang tepat untuk mengetahui konsumen Anda adalah dengan mengenal demografis dan psikografis mereka.  Anda bisa memulainya dengan membuat profile setiap pelanggan, dengan memperhatikan beberapa hal penting, misalnya :

  • Jenis kelamin
  • Usia
  • Pendidikan
  • Minat
  • Dan beberapa hal lainnya.

Berikut beberapa contoh profile pelanggan yang bisa Anda buat :

  • Seorang wanita lajang, berusia 30 tahun yang tinggal di apartemen Kota Depok dan menghasilkan lebih dari 200 juta per tahun.
  • Suami istri yang masing-masing berusia 30an tahun tanpa anak, tinggal di Depok.
  • Seorang ibu muda yang memiliki dua orang anak laki-laki di kota Surabaya, dengan total penghasilan kurang dari 100 Juta per tahun.
  • Suami istri yang masing-masing merupakan pensiunan guru berusia 70 tahunan di kota Surabaya, memiliki 8 orang cucu dan memiliki uang pensiun tetap dari pemerintah.

2.Kenali Keinginan Konsumen Anda

Keinginan Konsumen
Mengetahui Keinginan Konsumen

Salah satu tips yang juga penting untuk diperhatikan dalam rangka meningkatkan penjualan Anda adalah dengan memperhatikan apa yang diinginkan oleh konsumen Anda. Sebab, setiap konsumen tentu memiliki keinginan yang berbeda satu sama lain.

Oleh karena itu, mereka akan selalu mencari informasi terkait solusi dari kebutuhan dan permasalahan yang mereka hadapi. Jika Anda mampu memahami hal ini dan bisa menghadirkan produk maupun jasa yang dapat memenuhi kebutuhan maupun menyelesaikan persolan mereka, tentu mereka dengan senang hari akan membeli produk maupun menggunakan jasa yang Anda tawarkan kepada mereka.

Sebelum menawarkan solusi untuk mereka, tentu Anda harus memastikan terlebih dahulu kalau produk maupun jasa yang Anda tawarkan kepada mereka betul-betul bisa memenuhi apa yang mereka inginkan. Jangan memaksakan diri menawarkan sesuatu yang ternyata tidak bisa memenuhi apa yang Anda janjikan kepada mereka.

3.Cari Tahu Persepsi Konsumen Terhadap Produk Anda

Persepsi Konsumen
Persepsi Konsumen

Agar Anda bisa mendapatkan informasi yang akurat terkait persepsi konsumen Anda, sebaiknya lakukan survei. Dengan begitu, tentu Anda bisa mendapatkan insight serta feedback yang berguna untuk dianalisa.

Dengan mengetahui informasi di atas, tentu saja akan sangat berguna bagi Anda selaku pebisnis untuk menutupi kesalahan dari produk yang dimiliki. Anda juga bisa menggunakan hasil yang didapatkan dari hal ini untuk melakukan penyesuaian cara berkomunikasi dengan konsumen.

Beberapa bentuk surveri yang Anda lakukan seperti :

  • Apa alasan mereka yang merupakan konsumen beralih ke kompetitor?
  • Apa faktor utama yang menyebabkan mereka loyal terhadap sebuah produk?
  • Gunakan alat-alat survei seperti Survey monkey, Salesforce Markeitng, Google Form bahkan polling media sosial.

4.Pahami Jenis Konten yang Disukai Oleh Konsumen

Kenali Barang Yang Dibutuhkan
Kenali Barang Yang Dibutuhkan

Konten marketing memiliki peranan yang sangat penting dalam menjelaskan kepada konsumen terkait produk maupun jasa yang kamu tawarkan, kelebihan, serta apa alasan utama mengapa konsumen mesti membeli produk maupun menggunakan jasa Anda.

Jadi, peranan konten marketing bisa berguna untuk mengonversi pelanggan tersebut menggunakan produkmu dan meningkatan penjualan bisnis.

Oleh karena itu, Anda wajib membuat konten-konten yang menarik dan berguna untuk mereka. Dengan begitu, konsumen akan menyukai konten yang Anda tulis karena dapat membantu mereka mengetahui informasi yang dibutuhkan.

Tentu saja setelah mereka merasa bahwa Anda dapat dipercaya dalam memberikan informasi yang relevan terhadap mereka, barulah Anda bisa menyisipkan informasi bahwa produk maupun jasa Anda dapat membantu mereka menyelesaikan permasalahannya.

Satu hal yang tidak kalah penting dalam pembuatan konten marketing adalah penggunaan gaya bahasa yang sesuai dengan konsumen. Jika produk atau jasa yang Anda tawarkan menargetkan generasi muda milenial, gunakanlah gaya bahasa santai pada konten marketing Anda, karena hal itu lebih menyentuh dan mengena pada mereka.

Sebaliknya, jika konsumen maupun target market Anda adalah perusahaan-perusahaan maupun individu yang bergerak di bidang usaha, gunakannya gaya bahasa yang menunjukkan profesionalisme Anda dalam produk maupun jasa yang Anda tawarkan.

5.Lakukan Analisa Terhadap Proses Pembelian Konsumen Terhadap Produk Anda

Mengenali Pembeli
Mengenali Pembeli

Langkah terakhir yang perlu dilakukan untuk memahami bagaimana perilaku konsumen Anda dalm rangka meningkatkan penjualan produk maupun jasa yang ditawarkan yaitu dengan menjadikan dan memposisikan diri Anda layaknya konsumen.

Dengan begitu, nantinya Anda bisa melihat bagaimana perjalanan konsumen hingga akhirnya membeli produk yang Anda jual. Hal tersebut juga merupakan sebab konsumen bisa terpapar informasi yang tepat dari produk Anda sejak awal.

Dalam hal ini ada beberapa hal penting yang perlu dianalisa, seperti :

  • Bagaimana pengalaman mereka setiap kali mengakses produk jualan Anda?
  • Meninjau dan menganalisa perjalanan konsumen. Dalam hal ini analisa bisa dilakukan per enam bulan atau per satu

Demikianlah informasi seputar pengertian perilaku konsumen dan 5 cara mengetahui perilaku konsumen yang bisa membantu Anda meningkatkan penjualan produk maupun jasa yang Anda tawarkan. Oleh karena itu, cobalah melakukan apa yang disebutkan di atas sehingga Anda bisa memberikan penawaran terbaik kepada calon konsumen Anda. Semoga bermanfaat.

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *